Inlay kering rfid tidak mengandung lem belakang, dan strukturnya adalah antena + chip + paket chip;
Inlay basah rfid mengandung lem belakang, yang dapat langsung dilampirkan ke benda. strukturnya adalah antena + chip + chip paket + hewan peliharaan + lem + rilis kertas
Pemilihan antara wet inlay dan dry inlay bergantung pada faktor-faktor aplikasi utama:
Jika Anda memerlukan daya rekat instan ke suatu permukaan, inlay RFID basah dengan lapisan perekat menyediakan solusi siap pakai. Ini sangat berguna untuk label, kemasan, atau tag yang digunakan dalam operasi inventaris atau logistik.
Inlay kering menawarkan tingkat penyesuaian yang lebih tinggi untuk ditanamkan ke dalam bahan tertentu, sedangkan inlay basah lebih mudah diterapkan secara langsung. Untuk manufaktur yang efisien, inlay RFID basah sering kali menjadi pilihan yang lebih disukai.
Lingkungan yang terpapar kelembapan atau fluktuasi suhu dapat memperoleh manfaat dari inlay basah karena daya rekatnya yang kuat dan kinerja unggulnya pada berbagai jenis permukaan.
Ketika kecepatan penerapan sangat krusial—misalnya dalam manajemen inventaris skala besar atau peluncuran rantai pasok—suatu inlay RFID basah menjamin penerapan yang cepat dan efisien.
Meskipun inlay basah mungkin memiliki biaya awal sedikit lebih tinggi akibat lapisan perekatnya, inlay ini mengurangi waktu tenaga kerja. Sebaliknya, inlay kering—meskipun lebih memakan tenaga kerja—dapat memberikan efisiensi biaya dalam aplikasi bervolume tinggi atau aplikasi terbenam.
Baik inlay RFID basah maupun inlay RFID kering digunakan di berbagai industri, antara lain:

Hak Cipta © ©Hak Cipta 2024 Greatest IoT Technology Co., Ltd semua hak dilindungi undang-undang - Kebijakan Privasi